Total Tayangan Halaman

Jumat, 09 Desember 2011

Tahapan Stres (Dr.Robert J.Van Amberg, 1979)

1. Stres tahap 1
-semangat bekerja besar, berlebihan (overacting)
-penglihatan "tajam" tidak sebagaimana biasanya
-merasa mampu menyelesaikan pekerjaan lebih dari biasanya, namun tanpa disadari cadangan energi dihabiskan disertai rasa gugup yang berlebihan
-merasa senang dengan pekerjaannya dan semakin bersemangat namun tanpa disadari cadangan energi menipis

2.Stres tahap 2
-->stres yang semula menyenangkan mulai menghilang dan ntimbul keluhan-keluhan sbb :
a. merasa letih sewaktu bangun pagi
b. merasa mudah lelah sesudah makan siang
c. lekas merasa capai menjelang sore
d. sering mengeluh perut tidak nyaman
detakan jantung lebih keras dari biasanya (berdebar-debar)
e. otot-otot punggung dan tengkuk terasa tegang 
f. tidak bisa santai

3. Stres tahap 3
bila tetap memaksakan diri, keluhan akan semakin nyata dan mengganggu
a. gangguan lambung usus semakin nyata (ex: gastritis, diare)
b. ketegangan otot-otot semakin terasa
c. Perasaan tidak tenang dan ketegangan emosional semakin meningkat
d. gangguan pola tidur
e. Koordinasi tubuh terganggu (badan terasa oyong dan serasa mau pingsan)

4. Stres tahap 4
bisa tidak ditemukan secara medis.Namun gejala dapat muncul sbb :
a. Untuk bertahan sepanjang hari saja sudah terasa amat sulit
b. aktivitas pekerjaan yang semula mennyenangkan dan mudah diselesaikan menjadi membosankan dan terasa lebih sulit
c. yang semula tangap situasi menjadi kehilangan kemampuan untuk merespon secara memadai
d. ketidakmampuan melakukan ADL
e. Gangguan pola tidur disertai mimpi yang menegangkan

5. Stres tahap 5
a. Seringkali menolak ajakan karena  tiada semangat dan kegairahan
b. Daya konsentrasi dan ingatan menurun
c. timbul perasaan ketakutan dan kecemasan yang tidak dapat dijelaskan apa penyebabnya

6. Stres tahap 6
a. kelelahan fisik dan mental yang semakin mendalam
b. ketidakmampuan untuk menyelesaikan pejkerjaan sehari-hari yang ringan dan sederhana
c. gangguan sistem pencrnaan semakin berat
d. timbul perasaan ketakutan dan kecemasan yang semakin meningkat, mudah bingung dan panik

7.Stres tahap 7
tahap klimaks, seseorang mengalami serangan panik dan perasan takut mati. sering dibawa ke UGD, ICU, meskipun tidak ditemukan kelainan fisik organ.
a. Debaran jantung teramat keras
b. susah bernapas (sesak dan megap-megap)
c. Sekujur badan terasa gemetar, dingin, dan keringat bercucuran
d. ketiadaan tenaga untuk hal-hal ringan
e. pingsan atau kolaps


Tri Wahyuni Ilaihi
1110322004

Senin, 07 November 2011

Perkembangan pada masa bayi

1. Oral
bayi : 0-2 tahun
pada masa ini, bayi akan mengisap apapun benda yang kita berikan kepadanya. pada masa ini pula, bayi secara emosional sudah bisa berekspresi seperti menangis, tertawa. pengajaran yang salah pada waktu bayi akan berdampak pada psikologisnya kelak.

Bayi tidak bisa berbicara karena otot-otot yang menunjang kemampuan berbicara belum terbentuk secara sempurna, pita suaranya juga belum bekerja secara maksimal, tetapi perkembangan kognitifnya sama seperti orang dewasa.

2. Anal (anak-anak awal)

--> usia 3-6 tahun

pada masa ini, mulai ada identifikasi seksual pada kanak-kanak sehingga terbentuk ketertarikan.

Oedipus : suatu penyakit dimana anak laki-laki sangat mencintai ibunya dan tertarik untuk melakukan hubungan seksual dengan ibunya

Eledra : anak perempuan yang tertarik melakukan hubungan seksual dengan ayahnya sendiri 

tri wahyuni ilaihi
1110322004


Jumat, 04 November 2011

emosi

Ternyata pada emosi yang kuat, seringkali terjadi perubahan-perubahan pada tubuh kita, antara lain :
a)      Reaksi elektris pada kulit: meningkat bila terpesona.
b)      Peredaran darah: bertambah cepat bila marah.
c)      Denyut jantung: bertambah cepat bila terkejut.
d)     Pernapasan: bernapas panjang  bila kencang.
e)      Pupl mata: membesar bila sakit atau marah.
f)       Liur: mengering bila takut dan tegang.
g)      Bulu roma: berdiri bila takut.
h)      Pencernaan: diare bila tegang.
i)        Otot: ketegangan dan ketakutan menyebabkan otot menegang dan bergetar (tremor).
j)        Komposisi darah: komposisi darah akan pucat berubah dalam keadaan emosional karena kelenjar-kelenjar lebih aktif. 

Pria dan wanita sebenarnya memiliki kemampuan yang sama untuk merasakan emosi, seperti rasa cinta, bahagia, serta duka. namun wanita lebih mudah untuk memperlihatkan emosi mereka. wanita lebih mudah menangis,  menunjukkan rasa takut, rasa sedih, dan juga ras bersalah.

Dibandingkan pria, wanita lebih sering membecarakan emosi mereka, lebih sering menangis, dan lebih mudah mengakui emosi-emosi yang menunjukan ”kelemahan”, seperti sakit hati, takut, sedih, kesepian, malu dan perasaan bersalah (Grossman dan Wood, 1993; Timmers, Fischer, dan Manstead, 1998). Contoh lainnya pada sisi kognisi, wanita cendrung marah saat merasa pasangan mereka acuh tak acuh terhadapnya, seperti saat pasangan melupakan hari ulang tahun atau hari jadi pernikahan. Sedangkan kemarahan pria lebih sering disebabkan oleh kerusakan barang milik mereka misalnya saat mobil mereka diserempet kendaraan lain atau disebabkan hinaan dari orang lain (Fehr dkk., 1999).



Rabu, 07 September 2011

Hidrostatistika

Hidrostatistika adalah studi yang memabahas fluida khususnya cairan (liquid dalam keadaan diam)

Densitas dan aplikasinya
Density =densitas=massa jenis=rapat massa=kerapatan=kepadatan

density adalah karakteristik dari suatu senyawa atau zat 

ρ = m / v

ρ urine orang sehat = 1,02-1,04 gram/ml

ρ urine pasien = 1,06 g/ml (karena zat terlarut melebihi nilai normal)

alat2 yang digunakan untuk menentukan  ρ suatu larutan :
1. Densitometer
2. Hidrometer
3. Aerometer
4. Neraca Mohr-Westphall
5. Hares Apparathus
6. pipa U
7. Piknometer

alat khusus dalam bidang kesehatan adalah
1. urinometer : untuk menentukan ρ urine
2. BMD (Bone Mass Densithometer) : untuk menentukan ρ tulang

Archimides
F keatas =W cairan
             = m.gr
             = ρ.V.gr (V= Volume benda yang tercelup)
F archimides = benda kehilangan W sebesar berat V zat cair yang dipisahlannya


 Perbedaan ρ zat yang tercelup dengan ρ fluida menimbulkan fenomena terapung, melayang, dan terbenam.

Normalnya kepala janin dalam uterus menghadap kebawah karena ρ kepala > ρ badan, V kepala < V badan, sehingga F badan > F kepala

Tri Wahyuni Ilaihi
1110322004













Demokrasi

Demos = rakyat
Kratos = kekuasaan / pemerintahan

Demokrasi berarti kekuasaan/ pemerintahan dari,oleh, dan untuk rakyat.
A. dari rakyat : perlu adanya legitimasi dari rakyat
b. Oleh rakyat : pemerintahan beratas namakan atau mewakili rakyat
c. untuk rakyat : apapun yang dijalankan pemerintah harus sesuai dengan kemampuan atau kepentingan rakyat

secara teori, penyebab demokrasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kkorupsi karena :
1. demokrasi hanya sebagai formalitas, belum substantif.
2. akhir2 ini demokrasi sudah mengarah kepada oligopoli (sistem demokrasi yang dikuasai oleh kelompok)

ada 5 unsur dari negara demokrasi menurut F.M Suseno :
1.negara hukum
pemerintah dimana setiap kebijakan dan tindakannya harus didasarkan pada hukum.
a. negara hukum formal : pemerintahan yang pasif, yang akan bertindak apabila telah terjadi kekacauan

b. negara hukum material : negara yang aktif melindungi rakyatnya.

2.sosial kontrol : pengawasan yang dilakukan oleh rakyat
3. pemilu yang bebas : pelaksananya adalah lembaga yang independen dan tidak memihak
4. mayoritas : nilai2 dasar demokrasi mengacu kepada kepentingan rakyat banyak
5. jaminan terhadap HAM




Tri Wahyuni Ilaihi
1110322004