1. Stres tahap 1
-semangat bekerja besar, berlebihan (overacting)
-penglihatan "tajam" tidak sebagaimana biasanya
-merasa mampu menyelesaikan pekerjaan lebih dari biasanya, namun tanpa disadari cadangan energi dihabiskan disertai rasa gugup yang berlebihan
-merasa senang dengan pekerjaannya dan semakin bersemangat namun tanpa disadari cadangan energi menipis
2.Stres tahap 2
-->stres yang semula menyenangkan mulai menghilang dan ntimbul keluhan-keluhan sbb :
a. merasa letih sewaktu bangun pagi
b. merasa mudah lelah sesudah makan siang
c. lekas merasa capai menjelang sore
d. sering mengeluh perut tidak nyaman
detakan jantung lebih keras dari biasanya (berdebar-debar)
e. otot-otot punggung dan tengkuk terasa tegang
f. tidak bisa santai
3. Stres tahap 3
bila tetap memaksakan diri, keluhan akan semakin nyata dan mengganggu
a. gangguan lambung usus semakin nyata (ex: gastritis, diare)
b. ketegangan otot-otot semakin terasa
c. Perasaan tidak tenang dan ketegangan emosional semakin meningkat
d. gangguan pola tidur
e. Koordinasi tubuh terganggu (badan terasa oyong dan serasa mau pingsan)
4. Stres tahap 4
bisa tidak ditemukan secara medis.Namun gejala dapat muncul sbb :
a. Untuk bertahan sepanjang hari saja sudah terasa amat sulit
b. aktivitas pekerjaan yang semula mennyenangkan dan mudah diselesaikan menjadi membosankan dan terasa lebih sulit
c. yang semula tangap situasi menjadi kehilangan kemampuan untuk merespon secara memadai
d. ketidakmampuan melakukan ADL
e. Gangguan pola tidur disertai mimpi yang menegangkan
5. Stres tahap 5
a. Seringkali menolak ajakan karena tiada semangat dan kegairahan
b. Daya konsentrasi dan ingatan menurun
c. timbul perasaan ketakutan dan kecemasan yang tidak dapat dijelaskan apa penyebabnya
6. Stres tahap 6
a. kelelahan fisik dan mental yang semakin mendalam
b. ketidakmampuan untuk menyelesaikan pejkerjaan sehari-hari yang ringan dan sederhana
c. gangguan sistem pencrnaan semakin berat
d. timbul perasaan ketakutan dan kecemasan yang semakin meningkat, mudah bingung dan panik
7.Stres tahap 7
tahap klimaks, seseorang mengalami serangan panik dan perasan takut mati. sering dibawa ke UGD, ICU, meskipun tidak ditemukan kelainan fisik organ.
a. Debaran jantung teramat keras
b. susah bernapas (sesak dan megap-megap)
c. Sekujur badan terasa gemetar, dingin, dan keringat bercucuran
d. ketiadaan tenaga untuk hal-hal ringan
e. pingsan atau kolaps
Tri Wahyuni Ilaihi
1110322004